Kapan Suzuki Belajar?? Suzuki Avenis 125

Suzuki Avenis 125

Suzuki Avenis baru saja meluncur di tanah air. Matic dengan tampilan aneh Eropa banget ini meramaikan pasar matic berdarah-darah di kubikasi 125 cc. Namun Suzuki belum juga belajar dari pengalaman dengan matic-matic sebelumnya.



Saya adalah salah satu pecinta Suzuki. Dahulu dengan Suzuki Satria 120R. Teman-teman saya dahulu juga adalah Suzuki lovers. Tercatat saya dan teman-teman ada 5 buah Suzuki Satria dari Satria 120R hingga Satria hiu ada. Lalu ada juga Suzuki Tornado 110 GS. Dan yang paling mewah adalah Suzuki FXR150. Namun beda dulu beda kini.



Suzuki mencoba bermain di segmen 125cc yang dikuasai oleh Honda. Suzuki Avenis yang dipasarkan dengan harga Rp 29jutaan untuk OTR Jakarta tentu menjadi momok tersendiri. Mengapa? Di matic harga 30 jutaan sudah mulai menyentuh level harga psikologis. Salah satu produknya adalah Honda Vario 160. Dengan harga yang nyaris sama, teman-teman sudah bisa mendapatkan sebuah matic dengan kubikasi nyaris 160cc dan layanan after sales yang tersebar dimana-mana.Sedangkan keunggulan Avenis 125 hanyalah bentuknya yang European Style. Ga lebih ga kurang.

Memang sih Suzuki Avenis 125 ini pasti ada yang beli. Namun alangkah bijaknya jika Suzuki serius menggarap pasar sport 150cc. Seriuslah di pasar itu. Sejarah sudah membuktikan Suzuki bisa melawan hegemoni Honda, Yamaha dan Kawasaki lewat kelas sport 150cc yakni Suzuki GSXR 150 dan Suzuki Satria FU150. Jangan buang-buang uang hanya untuk remah-remah pasar matic. 

Posting Komentar untuk "Kapan Suzuki Belajar?? Suzuki Avenis 125"