Mengurus perpanjangan STNK 5 tahunan

Kali ini saya akan sharing sedikit mengenai mengurus perpanjangan STNK. Pakai calo?? No way!! Saya akan mengurus sendiri. Kebetulan waktunya ada.



20130416-113128.jpg

Kali ini yang saya urus adalah honda Karisma terbitan tahun 2004 ex punya adik. Sempat bingung awalnya karena tahun ini ada beberapa perubahan teknis pembayaran.

Untuk perpanjangan 5 tahunan, sebelum berangkat ke kantor samsat siapkan fotokopi ktp, stnk dan bpkb. Aslinya juga semua harap dibawa.

Lalu tahap awal adalah ke bagian gosok mesin. Tinggal minta blangko dan minta tolong petugas untuk melakukan gosok mesin dan dan rangka. Setelah selesai proses gosok menggosok, akan di di verifikasi oleh petugas. Bila dinyatakan ok maka lanjut ke bagian BPKB. Di loket ini saya menghabiskan waktu sekitar 15 menit.

Nah di bagian BPKB ini, berkas yg tadi sudah di verifikasi diserahkan. Tinggal menunggu untuk dipanggil dan membayar biaya pencetakan stnk dan pembuatan plat nomor. Untuk karisma saya, kena 80 ribu. 50 ribu untuk boaya pencetakan stnk baru dan 30 ribu untuk biaya plat nomor. 20 menit urusan baru selesai di tahap ini.

Selesai membayar, saya bergerak ke loket selanjutnya yakni pendaftaran untuk pengurusan pajak kendaraan bermotor. Kurang lebih 30 menit saya habiskan untuk menunggu nomor antrian saya dipanggil. Setelah dipanggil, saya membayar pajak kendaraan (PKB) sebesar 145.500 dan SWDKLLJ sebesar 35.000. Jadi total Rp 180.500. Selesai itu, saya mesti antri lagi sekitar 15 menit untuk mendapatkan bukti bayar pajak kendaraan.

Okay. Bayar pajak kendaraan sudah. Sekarang beralih ke loket selanjutnya yakni ke loket stnk. Disini berkas kita serahkan lagi untuk dibuatkan STNK. 10 menit berlalu lalu nama saya dipanggil. STNK asli dan bayar PKB sudah. Sekarang beralih ke step terakhir yakni mendaftarkan plat nomor agar dibuatkan TNKB nya. Tik tok tik tok waktu berjalan. Dan akhirnya dalam 1 jam 40 menit jadi plat nomornya.



20130416-133313.jpg

15 komentar untuk "Mengurus perpanjangan STNK 5 tahunan"

  1. memang mending urus sendiri...kalau ada waktu.. kalau nggak sempat,yaa... di sempat-sempatin...dari pada kena denda... :D

    BalasHapus
  2. prosedural sama seperti 6891 saya...urus sendiri memang lebih enak... :D

    BalasHapus
  3. kenapa harus banyak loket.
    coba dibikin kaya di bank, ketemu satu cs, jadi deh semuanya

    BalasHapus
  4. repot ga mas bro ngurusnya??


    http://mottobiker.wordpress.com/2013/04/15/kenapa-milih-gsxr-di-kelas-supersport-season-2/

    BalasHapus
  5. Gampang kok mas. Tapi klo dibandingkan dengan tahun lalu, tahun ini kerasa lebih ribet dan capek antri :)

    BalasHapus
  6. Tahun lalu seperti mas. Jadi tinggal masukkan berkas ke loket 1 nanti tunggu brp saat nama dipanggil dan bayar pajaknya lalu nunggu sebentar lagi dipanggil untuk stnk. Loketnya ga sebanyak sekarang mas :(

    BalasHapus
  7. Yoi masss.. Dan tentu lebih hemat ga bayar calo hehehe

    BalasHapus
  8. Betul banget pakde. Daripada kena denda hehehe.. Cuma lebih sabar saja krn antrinya berulang dan lumayan lama

    BalasHapus
  9. Sekarang makin banyak loket?
    Kemajuan yang mundur nih.

    BalasHapus
  10. Yoi mas.. Kmrn yg barengan ma saya byk yg kecele n bingung :(

    BalasHapus
  11. Kok nggak pake ngasih ke petugas, masbro? sy dulu nggak ngasih nggak dipanggil2, ngasih 2rb lgs dipanggil. Btw kalo mati 2tahun kena denda brp msbro? trims

    BalasHapus
  12. Klo pas samsat emang jari ngasi petugas mas. Krn biasanya cepat. Max 2 jam selesai. Eh kali ni jauh beda bgt. Ga tau dah nanti berubah lg ato ga.
    Utk denda saya kurang paham mas. Ga pernah mpe kedenda soalnya. Btw kok bs 2 thn lewatnya mas??

    BalasHapus
  13. apa ada dendanya yah gan ?

    BalasHapus
  14. Setahu saya kalau telat ada mas. Cm saya ga pernah tau besarnya berapa.

    BalasHapus
  15. terima kasih bro, sangat informatif. tapi masih ada yang kurang, seharusnya dijelaskan proses tsb dilakukan di kantor Samsat mana ? di kota mana ? karena antara kantor Samsat satu dengan kantor yang lain bisa beda, bahkan dalam kota yg sama, apalagi beda kota. Kalau dilihat dari fotonya ada nomor telp 0361.... berarti di Denpasar ya?

    BalasHapus

Posting Komentar