Lounge bisa dijadikan pilihan sebagai tempat menunggu



20130415-095708.jpg

Menunggu adalah pekerjaan yang paling membosankan. Tapi kalau ditemani oleh makanan dan minuman yang ready to eat and free kayaknya boringnya jadi hilang hahahaha. Lounge biasanya ada di setiap bandara. Kebetulan yang baru pernah saya masukin cuma di ngurah rai bali dan soekarno hatta terminal 1 dan terminal 3.

Bagus?? Ga juga. Tapi lumayaah untuk membunuh boring karena ditemani makanan dan minuman. Syarat masuk lounge ini hanya kartu kredit. Dan tiap lounge belum tentu menerima kartu yang anda miliki. Ada baik ya bertanya dahulu sebelum memutuskan untuk menggunakan fasilitas lounge. Ow ya tiap lounge juga punya spek makanan yang berbeda. Hanya dengan di charge sebesar Rp 1 maka teman-teman dapat makan dan minum free selama menunggu flight. Ada makanan berat seperti nasi dan lauk, ada breakfast seperti roti dan ada juga camilan kayak pisang goreng. Line up minuman juga begitu. Soft drink, nestea, kopi dan mineral waterpun ada. Hahahaha lumayan kan.
Silakan mencoba

8 komentar untuk "Lounge bisa dijadikan pilihan sebagai tempat menunggu"

  1. pengalaman paling nggak mngenakkan tentang menunggu penerbangan pernah saya alami,Pak Surya..setahun lalu di bandara Hasanuddin ujungPandang saya harus menunggu dari jam 12 siang sampai jam 7 malam baru boarding ke pesawat,sepertinya di sana juga ada fasiltas seperti yang sampeyan ceritakan,tapi berhubung saya nggak punya kartu kredit..,yaa..terpaksa cuma menikmati jatah dari maskapai di salah satu retoran di dalam bandara tsb.. :-)

    BalasHapus
  2. kalo lounge kaskus gimana om? :oops:

    BalasHapus
  3. Waduhhh lama banget mas :( emang saat itu flight nya napa mas??

    BalasHapus
  4. lounge kaskus beda lah gan,, :smile:

    lokasi fotonya ada di mana mas bro?? boleh tau,,


    http://mottobiker.wordpress.com/

    BalasHapus
  5. Ini di terminal 3 soetta mas :)

    BalasHapus
  6. Hihihi.. Malah jarang singgah dik :)

    BalasHapus
  7. merpati yang slalu ingkar janji.. ;-)

    BalasHapus
  8. Wahh merpati toh pakde.. Dulu waktu ortu msh tugas di sumba, klo mau plg ke bali ga pernah naik merpati. Selalu naik bouraq. Tp skrg bouraq ga kdengeran lg namanya :(

    BalasHapus

Posting Komentar