26 vs 58

vs
Wow itu kata pertama yg terucap saat balapan motogp di sirkuit le mans selesai. Hasil akhir yg menempatkan stoner di posisi puncak sudah bs ditebak dari awal dimana dari free practices hingga kualifikasi selalu dipimpin oleh stoner. Tapi kali ini saya akan membahas masalah simoncelli vs pedrosa yang mengakibatkan si kribo a.k.a simoncelli mendapat hukuman drive thru penalti. Dari replay yang ditayangkan di tv terlihat jelas simoncelli melakuakn illegal movement yang membahayakan pembalap lain. Padahal kalau mau sabar, simoncelli bs mendapatkan posisi runner up dgn cara yg benar. Hal ini didasarkan atas konsistensi simoncelli utk tetap menjaga gap dgn barisan depan agar tidak terlalu jauh. Simoncelli juga beberapa kali mencetak best lap yang menandakan bahwa settingan motor simoncelli sangat sempurna. Tapi darah muda si kribo benar-benar tidak terbwndung. Jd judgement lorenzo yang mengatakan bahwa cepat atau lambat simoncelli akan membahayakan pembalap lain benar-benar terbukti.